Hari ini terlalu lelah untukku menulis, melukiskan sajak demi sajak dalam sehari. Itupun jika waktu masih mendukung, keadaan mengizinkanku.
Aku terlalu lama tidur, hingga aku tak bisa membedakan saat yang nyata dan saat yang hanya sebuah mimpi.
Namun aku masih berharap untuk mimpi yang tak aku cita2kan, tak mengapa selama orang yang memberiku hidup bahagia.
Terlalu sering menderita, terlalu lama tersiksa. Izinkan aku memberinya sedikit kebahagian hingga aku bisa sedikit merasa bahagia
Laut itu telah menyapu semua isi pantai dengan ombaknya
Keindahanku, impianku, keinginanku untuk membuat istana pasir yang aku impikan.
Setelah itu aku akan memulai mimpi baru
Merangkai mimpi yang telah aku inginkan bersama dia yang selalu menemaniku saat ku tenang dan saat ku takut.
Aku menyayanginya dan dia juga menyayangiku
Izinkanku terus menyayangi dan disayangi dia.
Pikiran ini terlalu lelah untuk memikirkan beban kehidupan
Hati ini terlalu lelah untuk merasakan kesedihan
Jiwa ini terlalu lelah untuk bertahan dalam ketidakpastian
Raga ini terlalu lelah untuk berjalan diatas keraguan
Tuhan...
Izinkan aku tidur
Izinkan aku bermimpi
Dan izinkan aku bangun bersama mimpiku yang menjadi kenyataan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar