Aku melewati hari kemarin, karena aku begitu lelah...
Semangat pagi dari mentari terbaik di dunia menyapa, menemaniku beberapa jam kebahagiaan. Meski mentariku sedang sedikit meredup, masih kurasakan kehangatannnya.
Saat aku hendak menyapa embun pagi, sesegera panggilan itu terdengar lagi. Aku mengurungkan niatku untuk bangkit
"Ini sebuah kesalahan, kesalahan saat aku menekan sesuatu yang masih aku rindukan"
"Apakah yakin itu sebuah kesalahan atau yang kau bilang ketidaksengajaan atas kesalahan itu?"
"Ya, tentu aku yakin!"
"Yakin?"
Keheningan menjawab pertanyaan itu
"Jika kamu yakin, kamu tidak akan mengembangkan senyum kebohongan"
Terdengar diseberang tawa kecil tertahankan
Lanjutku "aku... Aku yang telah cukup lama mengenalmu bisa sangat membedakan ucapan dinodai dengan senyuman, dan ucapan tanpa dinodai dengan senyuman"
"Memang itu sebuah ketidaksengajaan"
"Baiklah kalau itu sebuah ketidaksengajaan, apa aku bisa mengabaikan ketidaksengajaan itu?"
"Bisa, jika kau bawa aku bersamamu"
Aku melebarkan senyumku selebar lebarnya... Ada sedikit rasa melayang yang buatku tiba tiba terjatuh karena ucapannya.
"Jika rindu katakan rindu"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar